22 Maret 2010

Paus Benediktus Minta Maaf Kepada Anak-anak Korban Pelecehan Seksual

Kota Vatikan (ANTARA/Reuters) - Pemimpin Tahta Suci Vatikan, Paus Benediktus, pada Sabtu menyampaikan permintaan maaf kepada para korban pelecehan seksual anak oleh pendeta di Irlandia.

Paus juga mengumumkan penyelidikan formal Vatikan terhadap Keuskupan Roma Katolik Irlandia dan seminari yang dihantam skandal pelecehan seksual terhadap anak-anak tersebut.

Dalam beberapa pekan belakangan ini, Vatikan berusaha menahan diri menyangkut meluasnya skandal pelecehan terhadap anak oleh para pendeta di beberapa negara Eropa mencakup Irlandia, Jerman, Austria dan Belanda.

"Kalian telah menderita secara memalukan dan saya benar-benar meminta maaf. Saya secara terbuka menyatakan sangat merasa malu dan penyesalan yang dalam yang kita semua merasakannya," kata Paus Benediktus dalam sepucuk surat terbuka kepada rakyat Irlandia mengenai kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak oleh uskup di Irlandia.

Surat itu, yang ditujukan kepada rakyat, para uskup, pendeta, dan para korban pelecehan di negara yang berpenduduk mayoritas Katolik, tersebut tidak menyinggung tentang pelecehan serupa negara-negara lain, terutama negara asal Paus Benediktus, Jerman.

Pada Rabu lalu, dalam pidatonya di hadapan para peziarah dan wisatawan di Bundaran St. Peter di Vatikan, Paus Benediktus mengatakan ia berharap suratnya itu akan "membantu pertobatan, penyembuhan dan pembersihan diri."

"Sebagaimana Anda tahu, dalam beberapa bulan ini gereja di Irlandia sangat terguncang akibat krisis pelecehan seksual terhadap anak-anak. Sebagai tanda keprihatinan saya yang dalam, saya telah menulis sepucuk surat pastoral yang bakal dapat memulihkan situasi yang menyakitkan ini," katanya.

"Saya minta Anda semua untuk membaca surat itu dengan hati yang lapang dan dengan semanagt keyakinan. Harapan saya adalah bahwa hal itu akan membantu proses pertobatan, penyembuhan dan pembersihan diri," ujar Paus Benediktus.

Surat kepada rakyat rakyat Irlandia, yang merupakan pertama kali dalam sejarah kepausan itu menitikberatkan pada kasus paedofilia, menyusul laporan-laporan yang menyudutkan pemerintah Irlandia menyangkut pelecehan terhadap anak oleh pendeta di Keuskupan Dublin.

Laporan Murphy, yang dipublikasikan pada November mengungkapkan bahwa gereja di Irlandia "secara jelas" mendiamkan kasus pelecehan anak di Keuskupan Dublin dari tahun 1975 hingga 2004, dan menerapkan kebijakan "jangan bertanya, jangan mengatakan."

Meskipun surat Paus Benediktus ditujukan kepada rakyat Irlandia, namun berdampak pula bagi skandal paedofilia di sejumlah negara Eropa termasuk Jerman.

21 Februari 2010

Akhirnya Diterima

pada tanggal 9 Februari 2010, di pengumuman hasil seleksi pendaftaran mahasiswa S3 UNJ program studi MSDM tercantum nama saya. Ini artinya saya diterima sebagai mahasiswa program doktor di UNJ, alhamdulillaah...

Diterimanya saya sebagai mahasiswa S3 di UNJ juga menjadi kado ultah saya yang jatuh pada tanggal 15 Februari 2010, dimana pada hari itu saya resmi mendaftar ulang sebagai mahasiswa baru S3 di UNJ

semoga ini akan menjadi wasilah memperbaiki diri dalam rangka beramal lebih baik, khususnya memberikan manfaat bagi kehidupan ini.

06 Februari 2010

Kehebohan pendaftaran masuk ke Sekolah Alam Indonesia

"Hanya untuk mendapat antrian agar anaknya bisa masuk Sekolah Alam Indonesia di Ciganjur, Jagakarsa, Jaksel, puluhan orang tua rela menginap." (detik.com)

Rela menginap di Sekolah demi Formulir Playgrop - di Sekolah Alam Indonesia (kompas.com)

12 November 2009

Gagasan Baru

Ini gagasan baru saya :
1. Acara TV : persembahan untuk Bunda
2. Kurban Hidup
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

10 November 2009

Pengguna Facebook Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

Popularitas Facebook di Tanah Air benar-benar sudah mendigdaya. Tak tanggung-tanggung, Indonesia tercatat sebagai negara dengan pengguna Facebook terbesar ke-7 di dunia.

Dikutip detikINET dari CheckFacebook, Senin (9/11/2009), Indonesia dikatakan telah memiliki 11.759.980 pengguna Facebook. Posisi Indonesia satu strip di bawah Italia yang memiliki 12.581.060 pengguna dan berada di posisi ke-6.

Amerika Serikat masih menjadi pemasok warga Facebook terbesar sejagad. Negeri Paman Sam itu tercatat memiliki 94.748.820 pengguna. Disusul Inggris di posisi kedua dengan 22.261.080 pengguna.

Sementara jika dilihat dari pertumbuhan tiap minggunya, Indonesia juga berhasil masuk 10 besar dalam daftar negara dengan memiliki pertumbuhan pengguna tercepat. Pada perhitungan terakhir misalnya, Indonesia berada di posisi ke-9 tercepat dengan presentase 6,84%.

Total pengguna Facebook sendiri saat ini sudah menembus angka 325 juta user di seluruh dunia. Melirik raihan tersebut, rasanya sulit bagi situs jejaring sosial lainnya untuk mengejar situs racikan Mark Zuckerberg itu.

Berikut adalah daftar negara dengan pengguna Facebook terbesar di dunia:

1. Amerika Serikat 94.748.820 (user)
2. Inggris 22.261.080
3. Turki 14.215.880
4. Prancis 13.396.760
5. Kanada 13.228.380
6. Italia 12.581.060
7. Indonesia 11.759.980
8. Spanyol 7.313.160
9. Australia 7.176.640
10. Filipina 6.991.040

sumber : detikinet.com